Terimakasih Untuk Pagi Ini dan Pagi-pagi yang sudah terlewati.
Nyanyian burung burung mulai membangunkan rindang dedaunan yang
terlihat masih berselimutkan embun. Sisa-sisa awan Malam yang terlihat
diam, seakan mengawasi, dan Tiupan angin, semilir perlahan, memanjakan
dahan-dahan kecil dalam ayuanan, memberikan kesempatan kepada daun-daun
tua untuk sebuah salam terakhir pada sang pagi...
Sinar mentari yang perlahan mulai menyinari, menambah sempurna pagi ini, dan aku masih berdiri
ditempatku, belum ingin beranjak dari meriahnya pesta alam raya
menyambut sang pagi. Ku lemparkan kembali pandangan ke luas langit
lepas, merasakan diamnya DIAM, berharap sampai pada kosongnya KOSONG,
lalu mengungkapkan rasa terima kasih untuk setiap pagi yang selalu
terasa indah, untuk setiap pagi yang selalu membawa berkah.
Terimakasih untuk pagi ini, dan untuk pagi-pagi yang sudah terlewati,
Terimakasih karna masih ada nafas untuk bergegas dan langkah-langkah
kencang untuk berlari. Terimakasih untuk semua jalan yang sudah
dibukakan, jalan yang aku harap berujung sebuah perjumpaan, denganMU
wahai sang pemilik pagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar